Selasa, 18 November 2014

PENGGUNAAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT

Pengertian RFID ( Radio Frequency Identification )
RFID ( Radio Frequency Identification ) atau Identifikasi Frekuensi Radio merupakan teknologi untuk mengidentifaksi manusia atau benda secara otomatis atau untuk menyimpan dan mengambil data dengan jangkauan jarak jauh. Label atau kartu RFID ( Radio Frequency Identification ) adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah produk, manusia atau bahkan hewan dengan tujuan untuk mengidentifikasi menggunakan gelombang radio.
Adanya teknologi RFID ( Radio Frequency Identification ) sebagai penunjang medis memudahkan tenaga kesehatan dalam melakukan pengidentifikasian pada pasien dan penelurusan keberadaan peralatan medis yang diperlukan meskipun pada jarak yang relatif jauh.
Dengan sistem ini seluruh pasien, pengunjung maupun karyawan rumah sakit yang memasuki rumah sakit diberi sebuah kartu yang disebut chip RFID( Radio Frequency Identification ). Kartu tersebut dapat dibaca oleh sensor yang dipasang dilangit-langit yang dapat mencatat dengan tepat waktu masuk dan keluarnya seseorang.
Cara Kerja RIFD
Prinsip kerja RFID secara singkat adalah komponen utama dari RFID tag yang terdapat chips dan tag antenna (inlay), chip ini berisi informasi dan terhubung dengan tag-antena. Informasi yang berada atau tersimpan dalam chip ini akan terkirim atau terbaca melalui gelombang elektromagnetik setelah tag antenna mendapatkan atau menerima pancaran gelombang elektromagnetik dari reader antenna (interrogator). RFID reader ini yang sekaligus akan meneruskan informasi pada application server.
Cara Pengoperasian alat
Setiap pasien dalam rumahsakit diberikan gelang RFID dan di lingkungan rumah sakit terdapat beberapa Antena RFID yang dapat membaca chip RFID dalam radius 100 meter. Jadi pasien yang sedang jalan-jalan atau yang sedang berjemur, ketika waktunya diberikan obat perawat tidak perlu mencari-cari pasiennya, karena diruang perawat, perawat sudah mengetahui kemana harus menemui pasien tersebut.

Peran Keperawatan Terhadap Peralatan Medis Untuk Menunjang Penegakan Diagnosis
Dalam penegakan diagnosa keperawatan alat ini dapat menunjang, misalnya saat pengkajian riwayat terapi obat yang dilakukan pasien, kadar gula darah, suhu tubuh, dan tekanan darah.
Pemenuhan pelaporan SOP sebagai kewajiban perawat jaga tidak perlu dilakukan secara manual karena pelaksanaanya bisa dilakukan secara otomatis dengan bukti yang cukup kuat berupa waktu kapan aktivitas pemberian obat dan suntikan dilakukan oleh perawat.
Peran Perawat dalam Pemanfaatannya
  1. Sebagai pelaksana asuhan keperawatan
  1. Sebagai care giver

sumber : http://ptdknurse.wordpress.com/2014/05/13/penggunaan-radio-frequency-identiification-dalam-pelayanan-keperawatan-dirumah-sakit/

Tidak ada komentar:
Write komentar