Tampilkan postingan dengan label open source. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label open source. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 November 2014

Medical Linux

Medical Linux adalah sebuah sistem operasi berbasis linux (xubuntu) yang secara khusus digunakan dalam dunia medis maupun kesehatan. Beberapa koleksi perangkat lunak yang berada dalam sistem operasi tersebut dapat berjalan pada komputer Anda.
Projek Medical Linux pertama kali digagas oleh Dr. Mahmud Ghaznawie dan Fadly Kasim bersama Tim ICT Center Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin kemudian pada pengembangan selanjutnya dilakukan oleh organisasi internal STMIK AKBA yang fokus pada pemanfaatan teknologi open source yakni Unit Kegiatan Mahasiswa Cyber Open Source STMIK AKBA Makassar.



Fitur :

Aeskulap Viewer

Aeskulap
Aeskulap is a medical image viewer.
It is able to load a series of special images stored in the DICOM format for review. Additionally Aeskulap is able to query and fetch DICOM images from archive nodes (also called PACS) over the network.
The goal of this project is to create a full open source replacement for commercially available DICOM viewers. Details

Clinica

Clinica
Simple tool for the desktop to mantain medical records. It is thought to be easy to use and it’s mainly addressed to a single doctor. Details

Cycle

Cycle
Cycle is a calendar program for women. Given a cycle length or statistics for several periods, it can calculate the days until menstruation, the days of “safe” sex, the fertile period, and the days to ovulations, and define the d.o.b. of a child. It allows the user to write notes and helps to supervise the reception of hormonal contraceptive tablets. Details

FreeMedForms

Freemed
FreeMedForms is a multi-user, Open EMR (electronic medical record) manager. It is free and open source. The main objective of FreeMedForms is to create a highly dynamic EMR manager where patient files are defined by a set of XML scripted files. Interoperability and internationalization are main objectives too. Details

FreeDiams

Freediams
FreeDiams prescriber is the result of FreeMedForms prescriber plugins built into a standalone application. FreeDiams is a multi-platform (MacOS, Linux, FreeBSD, Windows), free and open source released under the GPLv3 license.
It is mainly developed by medical doctors and is intended for use by these same professionals. It can be used alone to prescribe and / or test drug interactions within a prescription. It can be linked to any application thanks to its command line parameters

Kamis, 20 November 2014

OpenMRS, Aplikasi Rekam Medis Gratis

Pengelolaan data pasien yang sangat banyak akan menyulitkan ketika dilakukan secara manual sehingga penerapan teknologi menjadi sebuah hal yang penting untuk efektivitas dan efisiensi. Aplikasi rekam medik telah banyak tersedia, baik yang berlisensi ataupun yang tidak berbayar atau gratis. Diantara aplikasi rekam medis yang tidak berbayar adalah OpenMRS.

OpenMRS adalah sebuah rekam medis elektronik perusahaan (enterprise electronic medical record) yang dikembangkan oleh komunitas dan memiliki kode sumber (source code) yang terbuka (open source). Dengan desain open source tersebut, maka OpenMRS dapat dikembangkan sendiri oleh pengguna meskipun tanpa kemampuan pemrograman yang mendalam, namun lebih ditekankan kepada analisis sistem dan pengetahuan medis/klinik.

OpenMRS dibuat dengan struktur basis data konseptual yang tidak tergantung dengan jenis informasi yang ingin ditampilkan atau dikelola, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai kepentingan pengelolaan informasi yang dimiliki oleh pengguna. Selain itu, OpenMRS dapat dikembangkan dengan sistem modular, yang artinya pengembangan dapat dilakukan per modul sesuai dengan kebutuhan. OpenMRS adalah program berbasis web dengan Java sehingga dapat berjalan di berbagai sistem operasi (Aprisa, 2010). (Baca di http://simkes.fk.ugm.ac.id/2010/10/ulas-dan-coba-openmrs-bersama-developer-nyoman-ribeka-di-fiki-2010/).

Aplikasi ini dapat dikembangkan sedemikian rupa oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengeluarkan dana besar untuk membangun sebuah fasilitas rekam medis elektronik. Yang diperlukan adalah itikad baik, motivasi yang kuat dan kreativitas agar aplikasi ini dapat dikembangkan dan diimplementasikan sesuai kebutuhan pengguna.

Informasi selengkapnya tentang OpenMRS ini dapat dibaca di http://openmrs.org/. 

sumber : http://abhique.blogspot.com/2010/10/openmrs-aplikasi-rekam-medis-gratis.html

GNUMed,Software Open Source untuk Rekam Medik

Gnumed adalah software opensource untuk praktek medis. Jika latihan (atau praktik yang Anda lakukan untuk TI) sangat membutuhkan sistem pencatatan elektronik, dan Anda tidak mau harus mengeluarkan uang anda seluruhnya hanya untuk membeli software proprietary maka GNUMed solusinya, Gnumed mungkin akan menjadi tools yang sempurna untuk Anda .
Gnumed sendiri dikembangkan oleh dokter dan programmer dari seluruh dunia dan telah mendapatkan banyak pujian. Gnumed ini dibagi menjadi klien dan server backend dan dilepaskan untuk kedua platform Linux dan platform Windows. Untuk menggunakan Gnumed Anda harus memiliki Server dan Running. Anda bisa melihat demo Gnumed dengan menghubungkannya ke salah satu database demo publik.
Untuk tujuan pengantar artikel ini , kita akan terhubung ke server demo publik. Dalam artikel ini juga saya akan menguraikan pengaturan server backend untuk Gnumed.
Tahap Instalasi
Untungnya Gnumed Client akan ditemukan dalam repositori distribusi Anda. Jadi untuk menginstal perangkat lunak Anda hanya perlu ikuti langkah berikut:
  • Buka Software Center anda.
  • Cari “gnumed” (tanpa tanda kutip).
  • Pilih hasil untuk instalasi.
  • Klik Apply untuk menginstal.

Setelah terinstal aplikasi dapat dimulai dari Office sub-menu di Menu Aplikasi. Saat pertama kali anda akan disambut oleh jendela koneksi. Pada windows ini anda harus memasukkan identitas agar terhubung ke server.
Namun bagi yang hanya ingin menguji Gnumed maka anda harus menghubungkannya ke server uji publik. Berikut adalah informasi agar anda terhubungkan ke server publik:
Backend: database Gnumed publik
username: any-doc
password: any-doc
Setelah otentikasi berhasil Anda akan disambut dengan layar selamat datang dan memperingatkan Anda bahwa ini adalah database yang dapat diakses publik, setiap data yang Anda tambahkan akan hilang. Setelah Anda OK,Anda akan melihat jendela lain yang mengharuskan Anda untuk mengatur bahasa database. Secara default bahasa akan menjadi “None” dan perlu diatur (untuk demo) untuk “en_US”. Untuk melakukan ini semua yang perlu Anda lakukan adalah klik tombol Set.
Setelah bahasa database diatur jendela utama akan terbuka. Seperti yang Anda lihat, semua pasien yang masuk akan tercantum dalam jendela ini. Dari sini Anda dapat melakukan apa saja yang perlu Anda lakukan.
Mungkin akan ada yang bertanya. Apa yang dapat Anda lakukan dengan Gnumed?
yah fitur GNUMed meliputi:
  • Manajemen Pengangkatan
  • Manajemen Klien
  • Manajemen Staf
  • Catatan Alergi Pasien
  • Mempunyai Bentuk dan huruf.
  • Pesan Masuk
  • Melacak kemajuan pasien.
  • Jurnal Dokter
  • Manajemen Dokumen
  • Informasi obat.
  • Built-in generator laporan.
Notes: Kelemahan nya yang saya temui adalah database publik cukup lambat,Namun jangan khatawtir ini di sebabkan karena menggunakan database publik, karena Gnumed berjalan jauh,jadi bila anda ingin menggunakannya lebih maksimal anda bisa menggunakan backend lokal.
Jadi kesimpulan yang saya dapat setelah menggunakan aplikasi ini adalah Gnumed adalah software opensource yang luar biasa untuk praktek medis. Dengan fitur yang sama persis dengan software proprietary yang sangat mahal, seakan-akan tidak terlihat lagi ini adalah sebuah aplikasi yang opensource dan kita selayaknya memberikan applause dan jempol kepada para dokter dan programmer yang ikut mendevelop aplikasi ini yang rela tidak bayar namun untuk kesejahteraan umat tidak memandang ras ,agama,budaya dll . Kedepannya,Gnumed akan menyiapkan server backend sehingga Anda bisa mulai benar-benar menggunakan Gnumed untuk latihan anda dengan lancar.
Silahkan mencoba aplikasi ini bagi anda yang bekerja ataupun belajar tentang kesehatan terutama yang berkaitan dengan fitur aplikasi ini,mari majukan dunia kesehatan indonesia dengan aplikasi yang opensource demi kepentingan umat yang lebih baik. Jika anda mempunyai saran dan ingin berkonstribusi silahkan sematkan saran anda ke sini
Yang terakhir yang ingin saya ungkapkan adalah software Open source bukan hanya untuk kita-kita anda IT namun ada baiknya semua lapisan masyarakat dapat menggunakan dan merasakan manfaatnya,kalau anda yang tidak memulainya dari sekarang,Siapa lagi? silahkan sebarkan ke teman-teman kalian informasi ini ,ingat satu hal ,mungkin jika anda menyebarkannya anda tidak akan sakit,jatuh miskin,kehilangan rumah dan kehilangann pekerjaan anda namun bila anda tidak menyebarkan maka bangsa ini akan terus begini-begini dari masa ke masa,jutaan atau bahkan milyaran biaya keluar hanya untuk membeli produk proprietary yang seharusnya sudah harus ada alternative lain . 

sumber : http://newbieilmu.wordpress.com/2012/07/08/gnumedsoftware-open-source-untuk-rekam-medik/

Rabu, 19 November 2014

50 Proyek Open Source Yang Sukses Mengubah Dunia Kedokteran

1. ClearHealth : Software Kedokteran yang dirancang oleh klinik dan rumah sakit dan didukung oleh
perangkat lunak Open Source. ClearHealth termasuk modul untuk penyimpanan dokumen, pelaporan disesuaikan / bentuk hasil lab, dan manajemen resep.

2. EGADSS : EGADSS adalah sebuah open source yang dirancang untuk bekerja bersama dengan perawatan primer Electronic Medical Record (EMR) sistem untuk memberikan titik tertentu pengingat perawatan pasien untuk bantuan dokter memberikan layanan berkualitas tinggi.
3. GNUmed : Menggunakan sumber / perangkat lunak open source, yang dirilis di bawah lisensi GNU Public untuk menangani catatan pasien Anda.
4. IndivoHealth : adalah sistem catatan kesehatan yang dikendalikan pribadi dan memungkinkan pasien untuk menyelesaikan sendiri, mengkopi dengan aman catatan medis mereka.
5. OpenEHR
6. OpenEMR : adalah manajemen kesehatan praktis dan gratis, catatan medis elektronik, menulis resep, dan aplikasi penagihan medis.
7. OpenMRS
8. Tolven
9. Ultimate EMR
10. WorldVista EHR

Kolaborasi
11. GNU Projects
12. Medsphere
13. Open Health
14. Open Source Health Informatics Working Group
15. OS-WG
16. OSHCA
Integrasi
17. Gello
18. i2b2
19. IHE Open Source ( ihe.net ).
20. Mirth
21. Records for Living
Visualisasi
22. BrainStorm
23. Medical Exploration Toolkit
24. MicroDicom
25. O3-RWS
26. SMIViewer
Medical Practice Management Software
27. CARE2X
28. iHRIS Suite
29. MirrorMed
30. OpenDental
31. OpenTAPAS
Publikasi Online
32. PLos Medicine
33. LinuxMedNews
Program
34. Debian Med
35. Eclipse Open Healthcare Framework (OHF) Project
36. NHS : A UK NHS Interface (CUI),
37. ODIN
38. Open Three (O3) Consortium
39. OpenGalen
Public Health and Biosurvellance
40. EpiSPIDER
41. Influism
42. OpenEMed
43. RODS
44. Sispread
Software
45. ATP III Cholesterol Management
46. BMI Calculator
47. Heart Attack Signs
48. IPath
49. MedMapper
50. Zephyropen : Open source SDK untuk perangkat pemantauan kesehatan dan download untuk OSX, PC dan ponsel.
1. ClearHealth : Software Kedokteran yang dirancang oleh klinik dan rumah sakit dan didukung oleh perangkat lunak Open Source. ClearHealth termasuk modul untuk penyimpanan dokumen, pelaporan disesuaikan / bentuk hasil lab, dan manajemen resep.
2. EGADSS : EGADSS adalah sebuah open source yang dirancang untuk bekerja bersama dengan perawatan primer Electronic Medical Record (EMR) sistem untuk memberikan titik tertentu pengingat perawatan pasien untuk bantuan dokter memberikan layanan berkualitas tinggi.
3. GNUmed : Menggunakan sumber / perangkat lunak open source, yang dirilis di bawah lisensi GNU Public untuk menangani catatan pasien Anda.
4. IndivoHealth : adalah sistem catatan kesehatan yang dikendalikan pribadi dan memungkinkan pasien untuk menyelesaikan sendiri, mengkopi dengan aman catatan medis mereka.
5. OpenEHR
6. OpenEMR : adalah manajemen kesehatan praktis dan gratis, catatan medis elektronik, menulis resep, dan aplikasi penagihan medis.
7. OpenMRS
8. Tolven
9. Ultimate EMR
10. WorldVista EHR

Kolaborasi
11. GNU Projects
12. Medsphere
13. Open Health
14. Open Source Health Informatics Working Group
15. OS-WG
16. OSHCA
Integrasi
17. Gello
18. i2b2
19. IHE Open Source ( ihe.net ).
20. Mirth
21. Records for Living
Visualisasi
22. BrainStorm
23. Medical Exploration Toolkit
24. MicroDicom
25. O3-RWS
26. SMIViewer
Medical Practice Management Software
27. CARE2X
28. iHRIS Suite
29. MirrorMed
30. OpenDental
31. OpenTAPAS
Publikasi Online
32. PLos Medicine
33. LinuxMedNews
Program
34. Debian Med
35. Eclipse Open Healthcare Framework (OHF) Project
36. NHS : A UK NHS Interface (CUI),
37. ODIN
38. Open Three (O3) Consortium
39. OpenGalen
Public Health and Biosurvellance
40. EpiSPIDER
41. Influism
42. OpenEMed
43. RODS
44. Sispread
Software
45. ATP III Cholesterol Management
46. BMI Calculator
47. Heart Attack Signs
48. IPath
49. MedMapper
50. Zephyropen : Open source SDK untuk perangkat pemantauan kesehatan dan download untuk OSX, PC dan ponsel.

sumber : http://salsabravo1.wordpress.com/2010/04/09/50-open-source-proyek-sukses-yang-mengubah-dunia-kedokteran/

Senin, 17 November 2014

SIMRS Generik Open Source Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI

Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan telah memiliki SIMRS Generik Opensource (SIMRS GOS) yang dapat dimiliki dan digunakan secara gratis oleh seluruh RS Di Indonesia yang belum atau menginginkannya.

SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) dapat didefiniskan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang berbeda dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi manajemen dalam berbagai level di rumah sakit. 

SIMRS ini disebut GENERIK, karena SIMRS ini masih memuat modul-modul umum (standar) yang minimal dibutuhkan di rumah sakit dan harus disesuaikan dahulu untuk bisa digunakan di rumah sakit.

SIMRS ini disebut opensource, karena source code (kode program) dari aplikasi ini dapat dilihat/dibuka, dipelajari untuk kemudian dilakukan pengembangan/penyesuaian oleh rumah sakit secara mandiri (SDM sendiri) maupun dengan konsultan/praktisi IT lainnya 

Dengan adanya SIMRS GOS Ini diharapkan rumah sakit dapat melakukan proses pencatatan kegiatan pelayanannya secara elektronik dan pada akhirnya dapat melakukan kewajiban pelaporan data dan informasi ke Kementerian Kesehatan dengan cepat dan mudah.

Beberapa persyaratan untuk memiliki SIMRS GOS ini adalah RUmah Sakit harus mempunyai infrastruktur IT (Jaringan, Komputer dan Server) yang baik serta memiliki minimal 1 orang SDM IT yang akan dilatihkan untuk memastikan system tersebut dapat berjalan dengan baik karena software SIMRS tersebut hanya bisa berjalan baik apabila didukung oleh Brainware dan Hardware yang baik dan mumpuni.
Setelah itu pihak Rumah Sakit harus mengirimkan permohonan yang dilanjutkan dengan kunjungan Tim Pusat untuk melihat kesiapan Infrastruktur di RS, Rekomendasi Tim kepada Pimpinan di Pusat maupun RS dan apabila rekomendasinya memang Rumah Sakit sudah siap maka akan dilakukan proses Instalasi dan sosialisasi yang kemudian dilanjutkan dengan pendampingan

Evaluasi berkala dari pusat juga akan dilakukan secara berkala dan untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui website Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI (www.buk.depkes.go.id)
sumber : http://rizkyakhmad2.blogspot.com/2013/04/simrs-generik-open-source-direktorat.html

GNU Health

GNU Health adalah software sistem informasi kesehatan. Informasi kesehatan yang dihasilkan dan dikumpulkan di GNU Health adalah standar. GNU Health menggunakan ICD-10 untuk diagnosa penyakit dan patologi. Misalnya, dengan mengetikkan gejala dan kondisi, dokter akan dapat memilih dari 14000 penyakit yang telah diklasifikasikan. Hal ini sangat penting untuk penelitian epidemiologi dan penelitian statistik lainnya.

GNU Health menggunakan informasi tentang genetika dari National Center for Biotechnology Information (NCBI) dan Genecards untuk menghubungkan gangguan gen untuk penyakit. Informasi ini penting untuk mengevaluasi resiko dari pasien untuk penyakit tertentu dan kemungkinan menularkan pada generasi berikutnya.

Sekilas tentang GNU Health:

  • Fokus pada kesehatan masyarakat dan pengobatan keluarga
  • Kepentingan utama pada Sosial-Ekonomi (kondisi perumahan, penyalahgunaan zat, pendidikan)
  • Prosedur standar medis dan penyakit (ICD-10 / ICD-10-PCS)
  • Menulis resep
  • Genetik pasien dan resiko keturunan (menciptakan, mengevaluasi/ konsultasi, sejarah)
  • Manajemen dokter
  • Manajemen lab
  • Informasi obat
  • GNU Health memungkinkan Anda untuk melampirkan dokumen (X-ray, hasil biopsi, dll) ke tabel pasien
  • Dirancang dengan standar industri
  • Software gratis, lisensi GPLv3+: GNU GPLversi 3 atau ke atas
Sistem GNU Health pun telah mematuhi standarisasi dan persyaratan Internasional yang digunakan secara global baik berupa “Standards International Classification of Disease” maupun “International Classification of Disease Procedure Coding System versi 10 (ICD-10 / ICD-10-PCS)

Daripada menggunakan aplikasi berbayar dengan pengelolaan yang cukup mahal, GNU Health dapat menunjang sebuah rumah sakit atau klini layanan primer dengan hanya berbasis komputer biasa dan sistem operasi bebas seperti Linux dari pelbagai jenis distribusi, mulai dari yang sederhana hingga yang wah. Pihak penyelenggaran fasilitas pelayanan kesehatan hanya perlu seorang yang memiliki kemampuan informasi teknologi untuk membantu mengelolanya tanpa mengeluarkan biaya untuk lisensi software.
Permasalahan yang dihadapi adalah GNU Health belum sepenuhnya dilokalkan ke dalam bahasa Indonesia. Walau tentu saja ini bukan masalah besar, karena sebagian besar tenaga kesehatan selayaknya memang bisa berbahasa Inggris. Namun oleh karena bahasa tetap bisa menjadi jurang dan jembatan, maka saya mengajak tenaga kesehatan dari segenap disiplin ilmu untuk meluangkan waktu satu atau dua jam dalam seminggu agar bergabung dan membantu tim penerjemahan GNU Health, berjalan di Transifex dan penerjemahan menjadi sangat mudah dilakukan. Rumah sakit di pedalaman wilayah Indonesia mungkin akan kesulitan mendapatkan aplikasi sebaik ini dengan biaya terjangkau, jika dapat membantu melalui proses penerjemahan, tentunya akan memberikan sumbangsih bagi potensi kemajuan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dari berbagai sumber