Tampilkan postingan dengan label RIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RIS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 November 2014

PACS dan RIS

Radiologi memberi kemampuan untuk melihat anatomi dan pathologi manusia melalui deteksi sinyal dan generasi citra. Bila dahulu, satu-satunya modalitas citra yang ada adalah proyeksi radiografi, yang mengkonversi sinyal-sinyal menjadi citra pada suatu media film radiologi.Namun pada beberapa dekade akhir ini, telah terjadi perubahan drastis di area radiografi, seiring dengan ditemukannya suatu metode baru dalam pencitraan anatomi, pathologi, dan fisiologi secara digital, yaitu computed tomography [CT], dan direct digital radiography [DR]. Infiltrasi pencitraan digital ke dalam radiologi ini, membuat pemrosesan citra digital menjadi salah satu bagian fundamental dari departemen radiologi modern.

Gambar 1 Keterkaitan antara PACS, RIS, ePRS, dan HIS
Gambar 1 menunjukan bahwa departemen radiologi digital memiliki 2 komponen, yaitu: sistem manajemen informasi radiologi (RIS – Radiology Information System) dan sistem pencitraan.
RIS adalah sebuah subset dari sistem informasi rumah sakit (HIS – Hospital Information System) atau sistem manajemen klinis (CMS – Clinical Management System). Saat sistem-sistem ini dikombinasikan dengan sistem rekam medis elektronik pasien (ePR – electronic Patient Record atau eMR – electronic Medical Record), akan menjadi suatu sistem dokumentasi radiologi rumah sakit yang filmless dan paperless.
Keberadaan ePR / eMR adalah untuk mendukung sistem analisis dan pelaporan medis yang berorientasi pada pasien, yang akan sulit dilakukan pada HIS. Karena pada umumnya HIS diorganisasikan berdasar pada fungsi-fungsi departemen, divisi, dan spesialisasi, untuk memfasilitasi operasi rumah sakit dan bisnis, dan tidak berorientasi pada pasien. Sedangkan EPR / EMR merupakan suatu disain sistem rumah sakit yang berfokus pada pasien untuk menunjang pemeriksaan dan prosedur lainnya bagi pasien.
Sistem pencitraan, kadangkala direferensikan sebagai picture archiving and communication system (PACS) atau image management and communication system (IMACS), yang meliputi akusisi, penyimpanan, komunikasi, pengambilan, pemrosesan, pendistribusian, dan penampilan citra. Integrasi HIS/CMS dan PACS biasa disebut Hospital Integrated PACS (HI-PACS).
Keberhasilan PACS membutuhkan keberadaan RIS untuk memberi umpan informasi pada PACS tentang informasi pasien dan pemeriksaan, serta untuk dapat melacak keseluruhan siklus hidup pemeriksaan pasien, dari awal pemesanan sampai hasil akhir. PACS dan RIS memiliki tugas yang berbeda dan saling melengkapi, dimana RIS menangani fungsi-fungsi komputasi berbasis teks, termasuk transkripsi, pelaporan, pemesanan, penjadwalan, pelacakan, dan penagihan. Sedangkan PACS menangani fungsi-fungsi komputasi yang berbasis citra, seperti akusisi, interpretasi, penyimpanan, dan distribusi lokal citra.

Radiologi Information System (RIS)

Sekilas tentang RIS (Tentang Radiology Information System)
RIS bertugas mengatur alur kerja informasi pada departemen radiologi (gambar 2), dari penjadwalan pesanan pemeriksaan, mendapatkan informasi klinis yang terkait dengan pemeriksaan dan menyediakannya untuk departemen yang membutuhkan, menyiapkan pemeriksaan tertentu bila dibutuhkan, dan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh PACS untuk dapat melaksanakan tugasnya.
Gambar 2 Infrastruktur radiologi digital tradisional
RIS bertugas mengatur alur kerja informasi pada departemen radiologi (gambar 2), dari penjadwalan pesanan pemeriksaan, mendapatkan informasi klinis yang terkait dengan pemeriksaan dan menyediakannya untuk departemen yang membutuhkan, menyiapkan pemeriksaan tertentu bila dibutuhkan, dan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh PACS untuk dapat melaksanakan tugasnya.
Saat citra telah dihasilkan, RIS dan PACS bekerja sama untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh ahli radiologi untuk mengintepretasikan hasil pemeriksaan dan untuk memberikan laporan ke petugas klinik.
RIS juga memiliki fungsi tambahan untuk mengelola penagihan dari pemeriksaan dan menyediakan data yang dibutuhkan untuk mendukung pelaporan manajerial bagi departemen radiologi. Fungsi pelaporan dari departemen radiologi biasanya memiliki fitur yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara (speech recognition).
RIS juga merupakan server penyimpanan bagi semua data pemeriksaan, termasuk laporan. RIS akan melakukan sinkronisasi data citra dengan penyimpanan citra PACS melalui suatu media perantara. Oleh sebab itu, RIS dapat dikatakan sebagai tulang punggung bagi hampir keseluruhan operasi klinis dari departemen radiologi.
Selain mengendalikan manajemen proses pemeriksaan, RIS berfungsi untuk menyediakan informasi pengukuran proses yang baik untuk meningkatkan manajemen operasi dari departemen radiologi. Pengukuran dapat dilakukan berdasarkan pada data pemeriksaan, volume, waktu siklus, dan penagihan.

sumber : https://bettyti2.wordpress.com/2008/08/07/ris-radiology-information-system/